6 persyaratan untuk haji dalam Islam

Haji adalah pilar utama dari Islam yang termasuk kedalam rukun yang kelima yang dianjurkan oleh Allah SWT kepada setiap Muslim di dunia yang memenuhi persyaratan. Sama seperti doa doa (baca juga kebajikan doa Tahajud), puasa Ramadhan (baca sunnah cepat dan kebajikan puasa Senin Kamis) dan zakat (baca persyaratan penerima zakat dan penerima zakat), haji adalah Ketentuan dan ketentuan yang harus dipenuhi. Haji itu sendiri memiliki arti dari dua aspek, yaitu bahasa atau terminologi dan istilah find out.

Definisi haji.

Dalam hal bahasa, kata haji berarti menuju sementara menurut istilah ziarah dapat ditafsirkan sebagai perjalanan ke Baitullah di tanah Haram Makkah untuk melakukan ibadah. Para cendekiawan menjelaskan bahwa ziarah itu berarti mengunjungi Ka’bah di Mekah untuk melakukan ibadah kepada Tuhan dengan pilar-pilar tertentu dan memenuhi persyaratan dan bekerja pada waktu tertentu di bulan Dzulhijjah atau biasanya lebih dikenal dengan musim haji.

Dapat disimpulkan bahwa haji adalah ibadah yang termasuk dalam pilar kelima Islam yang harus dilakukan oleh setiap Muslim, baik pria maupun wanita jika mereka telah memenuhi syarat dan ketentuan haji yang hanya dilakukan sekali seumur hidup.

Persyaratan Haji Wajib

Persyaratan untuk Haji Wajib meliputi:

1. Islam

Haji diperlukan untuk setiap Muslim dan ini berarti jika orang-orang kafir dan politeisme melakukan ibadah haji, ziarah yang mereka lakukan tidak akan diterima. Demikian juga jika mereka ingin memasuki Masjid Haram, itu tidak diperbolehkan.

2. Sehat

Seseorang yang ingin melakukan haji harus sihat. Oleh itu, orang gila tidak mempunyai kewajiban untuk gembira walaupun ia adalah Muslim dan jika dia melakukannya, maka ziarah dan umrahnya tidak sah, kerana kehilangan fikirannya.

3. Dewasa atau akil baligh

Haji tidak diwajibkan untuk kanak-kanak kecil kepada orang dewasa, berdasarkan hadith sebelumnya. Walau bagaimanapun, jika seorang anak muda melakukan ziarah maka hajjahnya sah, tetapi, tidak cukup kewajipannya dalam Islam

Di samping itu, Imam Tirmidzi juga menyebut bahawa para ulama telah bersetuju bahawa jika kanak-kanak melakukan ziarah sebelum dia dewasa dan memahami maka adalah wajib untuk dirinya sendiri untuk melakukan Haji lagi jika dia telah menjadi orang dewasa, kerana haji pertama masih belum memenuhi kewajibannya Keperluan ziarah dalam Islam.

4. Merdeka.

Ia tidak wajib untuk haji untuk hamba. Jadi jika dia gembira maka hajinya sah. Walau bagaimanapun, haji beliau tidak bertemu dengan Haji dalam Islam.

Hadith menjelaskan tentang hamba yang berkhidmat sementara masih dimiliki oleh tuannya maka dia dibebaskan maka ia adalah wajib untuk melakukan Haji lagi apabila dia mempunyai cara perjalanan ke Makkah. Dan tidak cukup ziarah pertama kali dilakukan semasa masih dalam hamba.

5. Mampu

Haji hanya diperlukan untuk orang-orang yang dapat melakukan perjalanan ke Baitul Haram berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits. Dan apa yang dimaksud dengan bisa di sini adalah bahwa ia termasuk memiliki sisi fisik dan juga material.

Mampu di sini juga berarti memiliki kecukupan stok untuk pergi dan pulang dari haji dan juga cukup nafkh yang tertinggal dan jika Ayaly, semua utangnya telah dilunasi. Persyaratan lain adalah bahwa seseorang memiliki atau mampu berkendara dari tempatnya ke kota Mekah.

Berdasarkan penjelasan di atas, Muslim yang tidak dapat melakukan haji disebabkan karena usia mereka sangat tua, atau sakit yang tidak diharapkan untuk pemulihan, atau tubuh mampu, tetapi tidak memiliki cukup properti untuk melakukan, mereka tidak berkewajiban untuk melakukan haji.

Meski begitu, seseorang yang tidak mampu secara fisik tetapi memiliki properti yang cukup untuk Haji, ia harus mewakili ziarah kepada orang lain sehingga ia melakukan haji untuknya, terutama mereka yang masih memiliki hubungan NASAB.

6. Kehadiran Mahram untuk Wanita

Persyaratan lain yang juga ditentukan khusus untuk perempuan adalah kehadiran Muhrim (membaca pemahaman Mahram dan wanita yang menikah) yang menemaninya ketika haji.

Dengan demikian persyaratan yang diperlukan yang perlu dipertimbangkan dalam melakukan haji, tanpa memenuhi kondisi ini, itu tidak sah dalam haji seseorang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *